Rabu, 10 Desember 2014

Really Move Up

Berawal dari Sebuah kisah yang amat menyakitkan. Kisah seorang wanita yang tegar luar biasa, seorang ibu yang amat berjuang dengan semua jerih payahnya. Beliau memiliki 2 orang putri yang saat itu duduk di bangku kuliah dan 1 orang putra yang masih bersekolah. Beliau tidak bekerja tapi hati beliau terus berdoa untuk ke3 anaknya.
Adalah seorang bapak yang awalnya bertekad mengabdikan diri di negeri orang demi pendidikan anak-anaknya jauh lebih baik daripada dirinya sendiri. Namun, tekad tinggalah tekad janji tinggalah janji. Semua hancur karena nafsu dan ego si bapak tersebut. Kedus putrinya yang sedang berkuliah harus terputus studinya, anak laki-lakinya yang masih bersekolah harus menjadi korban keegoisan bapak dan istri barunya tersebut agar sekolahnya tidak putus ditengah jalan.
Ibu mereka yang juga jadi korban si bapak tersebut harus memutar otak untuk terus berjuang agar anak lelakinya yang masih bersekolah tidak pernah terhenti sekolahnya. Sampai akhirnya ibu dan bapak tadi harus bercerai. Si bapak lebih memilih istri barunya dengan pertimbangan yang dia miliki.
Ibu sholehah tadi benar-benar menjadi hancur lebur. Sakit hati, kurus hingga gelisah selalu mengahantui beliau di awal perceraian dengan suaminya. Beliau tak pernah menampakkan itu pada anak-anaknya. Beliau hanya memendamnya sendiri. Sedangkan kedua anak gadisnya kini telah merantau ke kota orang demi menghidupi dirinya sendiri dan tidak menambah beban ibunya lagi. Beruntung ibu yang sholehah tadi masih memiliki saudara yang notabene adalah adik mantan suaminya. Namun mereka lebih menyayangi ibu sholehah ini.
Waktu terus berlalu... Satu persatu doa ibu sholehah yang ikhlas akhirnya terjawab. Anak lelakinya kemuadian lulus dari SMK, anak perempuannya yang akhirnya menikah dan memiliki pekerjaan yang tetap. Semua anak-anak beliau sangat mencintai ibunya. Entahlah pada bapaknya?!
Kabar terakhir yang beredar sang bapak beserta istri barunya pulang ke negara Indonesia. Hidup mereka nampak tidak bahagia. Dengan tidak memiliki rumah, pekerjaan yang tidak menjanjikan. Malah istri baru yang dahulu sangat menginginkan si bapak ini, kini selalu dan selalu mengeluh sampai mendoakan yang tidak baik untuk suaminya sendiri. Istri macam apa itu?!
Kabar bahagianya ibu sholehah tersebut kini jauh lebih bahagia, menurut pengakuan beliau. Anak sudah tidak butuh biaya yang besar, hutang tak ada, rumah walaupun seadanya tetap meneduhkan, pekerjaan walaupun dengan gaji secukupnya tapi tetap beliau syukuri. Malahan beliau tak berniat sedikitpun untuk menikah lagi. Beliau sangat menikmati kehidupannya sebagai seorang janda yang bahagia.
She's really really move up now... ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar