Hari ini tanggal 19 Juni 2013. Ya seperti biasa pada tanggal-tanggal segini perasaan sensitifku sedang narsis karena ini disebabkan oleh pelepasan hormon estrogen dan
progesterone di dalam tubuh alias PMS (premenstrual dysphoric disorder)
yaitu suatu gangguan yang dipicu
oleh perubahan kadar steroid dalam
tubuh yang menyertai siklus haid. Atau biasa dikenal Pra Menstruasi Syndrome. Hehe udah kaya belajar biologi.
Bukan PMS yang akan aku bahas sekarang, tapi adalah perasaan sensitif ini. Sehabis Sholat Isya barusan. Sebenarnya sebelum Sholat Isya. Aku disinggahi makhluk masalaluku yang kembali menggodaku. Entah kenapa kenangan itu sangat kuat menggodaku sehingga membuatku menangis tanpa tanggungjawab.
Awalnya bukan masa lalu yang aku tangisi, melainkan perang dalam batin ini. Perang antara masih (...) dengan Istiqomah. Lalu aku tundukkan sujudku diatas sajadah dalam Isyaku. Selesainya, aku sangat sebal sebenarnya pada perasaan sensitif yang membuatku jadi cengeng ini.
Selesainya, air mata ini tumpah lagi. Aku malu pada Allah karena menumpahkan airmata bukan untuk Yang Berhak. Air mata ini terpaksa jatuh untuk makhluk masalaluku itu. Sebenarnya aku malu pada Allah karena aku menangis bukan karenaNya. Dalam doaku bertanya "Ya Rabb apakah aku berdosa telah menangis bukan untukMu? Bagaimana aku mempertanggungjawabkan airmataku di Meja HijauMu kelak?".
Sungguh yang awalnya aku menangis karena perang di dalam batinku, kini tangisku lebih meledak karena aku mendoakan kami; Yakni makhluk masalaluku dan aku. Agar kami diberi hidayah bersama, agar kami dapat keluar dari kejahiliyyahan kami dahulu dan menempuh jalan yang benar. Walaupun harus terpisah, dengan cara dan hidup masing-masing, asalkan jangan hanya aku yang kembali padaNya. Aku ingin diapun kembali padaNya agar dia bisa jadi lowprofile, lelaki yang sholeh yang bisa membahagiakan orangtua dan agar doanya terkabul juga dapat membantu saudara-saudaranya agar mereka tak merasa terbuang.
Tak apa bila dia memang bukan jodohku asalkan dia juga dapat hidayahNya. Karena aku yakin Allah masih punya banyak stock ikhwan sholeh untuk Dia jadikan jodohku. Aamin
Sebenarnya doa ini tak haris aku panjatkan sambil menangis seperti tadi. Tapi ya itu dia, karena PMS aku pun jadi cengeng.
Ya Rabb mohon ampun bila dengan tulisan ini membuat hamba jadi riya dan merasa ingin dipuji. Hamba hanya makhluk. Semoga hamba selalu dapat mempersembahkan airmata ini hanya untuk Mu. Aamin Ya Robbal Alamin
Rabu, 19 Juni 2013
PMS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar