Senin, 02 Desember 2013

Kita Hanya Calon Jenazah

Waktu itu saya melihat sekelompok orang yang berkumpul sembari berjalan layaknya carnaval. Dari jauh saya sudah tahu kemana tujuan mereka. Karena, peristiwa ini bukan peristiwa yang aneh, bahkan sering sekali terjadi di lingkungan kita.
Saya pernah berada di posisi mereka. Sedih! Itu yang saya rasakan. Mungkin semua orang juga merasakan hal yang sama. Ketika orang terdekat, terkasih, tersayang pergi meninngalkan kita untuk selama-lamanya. Bahkan saya tak bisa bayangkan bila itu terjadi lagi pada saya. Sekali saja rasanya cukup. Kita boleh saja menawar, tapi Allah-lah Sang Maha Kehendak. Semua rencana telah diaturNya. Kita tak kan pernah tahu, akan jadi siapa kita besok. Apa masih bernafas atau tidak?! Apakah kita yang akan ditinggalkan atau jangan-jangan kita yang meninggalkan?!
Jelas suatu hari akan datang waktunya kita ada di antara mereka, orang-orang yang tadi berkumpul. Bukan sebagai pegantar jenazah, melainkan kitalah jenazahnya. Itulah kenyataan yang pasti terjadi, namun kerap kali kita lupakan. Saking kagumnya kita pada gemerlap dunia yang begitu banyak menjanjikan kenikmatan. Lupalah kita bahwa kita ini hanya calon jenazah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar